Selasa, 17 Juli 2018  
2016-06-16 12:38:20 Diingatkan kepada Masyarakat agar tidak mempercayai oknum yang mengatasnamakan Hakim atau Pejabat Peradilan untuk memenangkan Perkara di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Jakarta
    



2018-01-17 15:53:54
Penandatanganan Pakta Integritas 2018



Kata kuncinya adalah kejujuran dan keiklasan kita untuk merubah mindset dan perilaku dengan niat tulus berubah ke arah yang lebih baik.


Ruangan Aula sudah dipenuhi pegawai tepat pukul 10.00 WIB, tanpa berpanjang lebar, agenda upacara hari ini adalah menandatangani Pakta Integritas. Acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya.


Menyanyikan Lagu Indonesia Raya 


Selesai dengan lagu Indonesia Raya, acara dilanjutkan dengan pembacaan Pakta Integritas oleh Bapak Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Jakarta Dr. Kadar Slamet, SH, MHum, yang diikuti seluruh pegawai Pengadilan Tinggi TUN Jakarta.


Pakta Integritas

Setidaknya ada 7 point penting dalam Pakta Integritas,

  • 1. Saya akan selalu menjaga citra dan kredibilitas Mahkamah Agung Republik Indonesia dan Pengadilan melalui pelaksanaan tata kerja yang jujur, transparan dan akuntabel serta objektif, untuk mendorong peningkatan kinerja serta keharmonisan antar pribadi baik di dalam maupun di luar lingkungan Mahkamah Agung Republik Indonesia dan Pengadilan, sesuai Kode Etik dan Pedoman Prilaku, sesuai jabatan yang saya emban dan atau Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil;
  • 2. Memberi contoh kepatuhan  terhadap peraturan perundang-undangan  dalam melaksanakan tugas kepada sesama pegawai  di lingkungan kerja saya secara konsisten;
  • 3. Senantiasa berusaha memenuhi standar kerja profesi meningkatkan kompetensi serta  menggunakannya dalam pelaksanaan tugas dengan kecakapan (proficiency) serta kecermatan  dan kehati-hatian secara professional (due professional care);
  • 4.  Berperan secara proaktif  dalam mencegah dan pemberantasan korupsi kolusi dan nepotisme,  serta tidak melibatkan diri dalam perbuatan tercela;
  • 5.  Tidak meminta atau menerima pemberian (gratifikasi)  secara langsung atau tidak langsung,  terkait dengan jabatan atau pekerjaan,  yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku;
  • 6.    Menghindarkan pertentangan kepentingan (conflict of interest)  dalam pelaksanaan tugas;
  • 7.    Akan menyampaikan informasi penyimpangan integritas  yang terjadi di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Jakarta.

Bila saya melanggar hal-hal tersebut di atas, saya siap menerima konsekuensinya.



 Dalam sambutannya Ketua Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Jakarta Bapak. Dr. Istiwibowo, SH, MH mengucap syukur kepada Tuhan YME karena hari ini diawal tahun dan sesuai dengan kewajiban, kita telah melaksanakan acara yang penting yaitu menandatangani Pakta Integritas.Pakta Integritas dalam bahasa asing adalah Integrity Pact suatu ikrar atau janji dari setiap individu pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) ataupun Penyelenggara Negara untuk melakasanakan peran sesuai yang ditugaskan serta kesanggupan untuk tidak melakukan KKN. 

 Tujuan yang tersirat dari Pakta Intergritas ini adalah memperkuat komitmen bersama dalam melakukan pencegahan dan pemberantasan korupsi dan menumbuhkan sifat keterbukaan dan kejujuran agar pelaksanaan tugas efektif dan efesien serta akuntabel dan berkualitas.

 

Penandatanganan Pakta Integritas 

Demi mewujudkan suatu tata kelola penyelengaraan Peradilan yang lebih baik lagi, mandiri bertanggung jawab dan bermartabat serta dilandasi Nilai-Nilai Luhur Pancasila dan UUD 1945.


 


Sudah seharusnya  ini bukan pencitraan dan seremonial belaka tetapi harus dijiwai dan dimaknai oleh setiap insan peradilan dan dipraktikkan baik didalam dan diluar pengadilan.Kata kuncinya adalah kejujuran dan keikhlasan kita untuk merubah mindset dan perilaku dengan niat tulus berubah ke arah yang lebih baik.


 



 



Ketua juga menandatangani Pakta Integritas


Dengan pakta ini diharapkan menunjang kinerja kita untuk lebih baik lagi.Terakhir Ketua membacakan evaluasi untuk kinerja yang lalu, Core Bisnis Pengadilan  adalah Penanganan Perkara, ini yang menjadi titik berat pelayanan. Beberapa pencapaian diapresiasi oleh Ketua dan beberapa masih diperlukan peningkatan kinerja.


 Harapannya dari catatan yang ada akan menjadi rujukan untuk memperbaiki kualitas yang sudah ada. Selamat bekerja dan melayani.

 

::back::

 


Copyright 2012 All Rights Reserved Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Jakarta