logo

MAHKAMAH AGUNG REPUBLIK INDONESIA

Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Jakarta

Jalan Cikini Raya, No. 117, Jakarta Pusat

Tlp : 021-319 261 62, Fax : 021-319 616 63 Email : pt.jakarta@ptun.org

PT.TUN JAKARTA BERDUKACITA Jakarta, 26 Juli 2021 YM. Bpk. DR. Dani Elpah, S.H.M.H Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Jakarta  Telah Berpulang ke Rahmatullah  ... Selanjutnya PT.TUN JAKARTA BERDUKACITA
Halal Bihalal dan Temu Kangen Paguyuban Ibu-Ibu Peratun Indonesia     Halal Bihalal dan Temu Kangen Paguyuban Ibu-Ibu Peratun Indonesia dengan tema "Silaturahmi dan Istiqomah setelah Ramadhan".   Acara dibuka ... Selanjutnya Halal Bihalal dan Temu Kangen Paguyuban Ibu-Ibu Peratun Indonesia
Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2021   Berdasarkan surat Sekretaris Mahkamah Agung RI  Nomor 1219/SEK/HM.00/5/2021, tanggal 31 Mei 2021 perihal Hari Lahir Pancasilan Tahun 2021, dan te ... Selanjutnya Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2021
Pembinaan dan Tindaklanjut Terhadap Hasil Temuan KPK, BPKP dan BAWAS MARI Tahun 2021   Jakarta, 31 Mei 2021 melalui surat yang masuk beberapa hari sebelumnya, hari ini bertempat diruang ruang rapat Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara ... Selanjutnya Pembinaan dan Tindaklanjut Terhadap Hasil Temuan KPK, BPKP dan BAWAS MARI Tahun 2021
PEMBERITAHUAN TERKAIT SERVER MAHKAMAH AGUNG RI Sehubungan sedang dilaksanakannya perbaikan server Mahkamah Agung yang mengakibatkan integrasi antara Aplikasi E-Court dan Aplikasi SIPP tidak dapat b ... Selanjutnya PEMBERITAHUAN TERKAIT SERVER MAHKAMAH AGUNG RI
I N F O R M A S I   Jakarta, 19 Mei 2021, Dikarenakan adanya perawatan pada jaringan Sistem Informasi Penelusuran Perkara  (SIPP)  Tingkat Banding Mahkamah Agung R ... Selanjutnya I N F O R M A S I
Vaksin Tahap 2 (lengkap sudah)   Setelah beberapa waktu sebelumnya mendapatkan vaksinasi tahap 1. Dimulai dari Ketua Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Jakarta Bpk. Sulistyo, S ... Selanjutnya Vaksin Tahap 2 (lengkap sudah)
Penutupan Bimbingan Teknis Upaya Banding Secara Elektronik Tahun 2021   Penyelenggaraan acara Bintek ditutup oleh Ketua Pengadilan Tinggi TUN Jakarta, Bpk. Sulistyo, S.H.,M.Hum. Dalam sambutan penutupan, beliau menya ... Selanjutnya Penutupan Bimbingan Teknis Upaya Banding Secara Elektronik Tahun 2021
Pelaksanaan Bintek Upaya Hukum Elektronik Tahun 2021   Bimbingan Teknis Upaya Hukum Banding Secara Elektronik di Lingkungan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Jakarta dibagi dalam dua pokok bahasan ... Selanjutnya Pelaksanaan Bintek Upaya Hukum Elektronik Tahun 2021
Pembukaan Bintek Upaya Hukum Banding Secara Elektronik Tahun 2021   Acara dibuka oleh MC. Ibu Rini Haryati, S.H. dilanjutkan dengan lagu Indonesia Raya dan Hymne Mahkamah Agung, dilanjutkan dengan laporan Ketua P ... Selanjutnya Pembukaan Bintek Upaya Hukum Banding Secara Elektronik Tahun 2021
"Selamat datang di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Jakarta. Saat ini anda berada di situs resmi dari Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Jakarta. Website badan peradilan dibawah naungan Mahkamah Agung R.I"
banner

Pembukaan Bintek Upaya Hukum Banding Secara Elektronik Tahun 2021

pembukaan-bintek-upa ...

 

Acara dibuka oleh MC. Ibu Rini Haryati, S.H. dilanjutkan dengan lagu Indonesia Raya dan Hymne Mahkamah Agung, dilanjutkan dengan laporan Ketua Penyelenggara yaitu Panitera Pengadilan Tinggi TUN Jakarta Bpk. Didik Hari Wasito, S.H.,M.H. Dalam laporannya, beliau menyampaikan bahwa Bimbingan Teknis ini menggunakan anggaran DIPA Pengadilan Tinggi TUN Jakarta, dengan peserta yang hadir sebanyak 26 orang yang terdiri dari Ketua, Panitera, dan Panitera Muda Perkara di tiga wilayah, yaitu PTUN Jakarta, PTUN Bandung, dan PTUN Serang, pejabat struktural dan fungsional serta pegawai Pengadilan Tinggi TUN Jakarta terkait, sedangkan untuk satker di wilayah Kalimantan menggunakan zoom meeting. Acara bimbingan teknis juga akan dilakukan secara virtual karena narasumber memiliki acara yang padat sehingga tidak dapat hadir secara offline. Pelaksanaan Bimbingan Teknis ini diharapkan menghasilkan hal-hal sebagai berikut:

  1. Agar seluruh peserta baik dari PTUN sewilayah hukum Pengadilan Tinggi TUN Jakarta dan Pengadilan Tinggi TUN Jakarta khususnya dapat mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh sehingga pelaksanaan upaya hukum banding secara elektronik sehingga terlaksana sesuai dengan yang diharapkan.
  2. Agar seluruh peserta dapat menularkan pengetahuan yang telah diperolehnya di satker masing-masing.
  3. Tercipta optimalisasi pelaksaaan tugas dan fungsi dari satker dalam mewujudkan realitas pelayanan publik yang cepat, transparan, dan jujur, serta mampu mewujudkan peradilan secara elektronik secara konsisten, kontinyu, menggunakan sistem dan aplikasi.

 

Ketua Pengadilan Tinggi TUN. Jakarta dalam sambutan dan arahannya menyampaikan hal-hal sebagai berikut:

  • Mengucapkan terima kasih kepada panitia atas penyelenggaraan bimbingan teknis ini atas kerja kerasnya baik dari perencaan, pengorganisasian, dan pelaksanaan, serta mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta baik secara langsung maupun virual ditengah-tengah kesibukan tugas-tugas, rutinitas dan masih dalam suasana pandemi covid-19 dan munculnya varian baru, kita masih bersemangat melaksanakan tugas. Dengan modal semangat untuk dan demi insitusi dapat menyelesaikan pekerjaan dengan tepat waktu tanpa mengurangi kuantitas dan kualitas dalam menyelesaikan pekerjaan.
  • Tidak dapat dipungkiri dan dihindari bahwasannya teknologi informatika telah mendominasi segala aspek kehidupan bahkan telah menembus ruang-ruang yang bersifat privat. Perkembangan Teknologi Informasi juga telah merubah berbagai aspek kehidupan umat manusia termasuk didalam bidang hukum yang membuat pengadilan tidak bisa lagi untuk tetap mempertahankan cara-cara konvensional dan manual untuk segera bertransformasi dengan cara-cara digital dalam melaksanakan tugas menerima, memeriksa dan memutus perkara.
  • Sesungguhnya Mahkamah Agung RI telah jauh-jauh hari mengantisipasi perkembangan teknologi informasi dalam cetak biru atau yang dikenal dengan Blue Print Pembaharuan Peradilan 2010-2035. MA telah memasukkan salah satu unsur yang secara ideal dapat mewujudkan badan peradilan yang modern dengan memasukkan unsur yang berbasis teknologi informasi serta didalam Blue Print Pembaharuan Peradilan 2010-2035 juga dikatakan bahwa salah satu keberhasilan pengelolaan organisasi yang terdesentralisasi adalah dengan tersedianya sistem pengelolaan teknologi informasi yang terpadu dan harus senantiasa dilakukan dengan kondisi terhubung (interconected) antara peradilan tingkat pertama, peradilan tingkat banding dan Mahkamah Agung.
  • Keharusan senantiasa dalam kondisi terhubung (interconnected) dengan cepat lembaga Mahkamah Agung dengan peradilan dibawahnya menjadi lembaga modern yang berbasis teknologi informasi, termasuk penanganan dan penyelesaian perkara Pengadilan Tinggi TUN Jakarta dengan lingkungan pengadilan sewilayahnya harus juga dalam penyelesaian pekerjaan baik yang bersifat Non Yudisial dan Yudisial senantiasa dalam kondisi terhubung (interconnected) sehingga cita-cita untuk mewujudkan peradilan yang agung dan modern yang berbasis teknologi dapat terwujud sebelum tahun 2035 yang istilah oleh mantan Ketua Mahkamah Agung Prof. DR. Hatta Ali, S.H., M.H “sebelum ayam berkokok sudah terimplementasi”.
  • Dengan terbitnya Peraturan Mahkamah Agung No 1 Tahun 2019 tentang Adminstrasi Perkara Dan Persidangan di Pengadilan Secara Elektronik dan Keputusan KMA No 271/KMA/SK/XII/2019 tentang Petunjuk Teknis Administrasi Perkara Dan Persidangan Di Pengadilan Tingkat Banding, Kasasi, dan Peninjauan Kembali Secara Elektronik, maka mau tidak mau, suka tidak suka, jajaran Pengadilan Tinggi TUN Jakarta beserta pengadilan tingkat pertama sewilayahnya harus segera dan cepat berbenah untuk merealisasikan PERMA dan Keputusan Mahkamah Agung tersebut di atas. Untuk pengadilan tingkat pertama, persidangan secara E-Court telah berjalan akan tetapi untuk Pengadilan Tingkat Banding khususnya Pengadilan Tinggi TUN Jakarta baru mau memulai oleh karenanya untuk pelaksanaan dan persidangan secara E-Court memerlukan infrastruktur yaitu teknologi informasi yang dalam kondisi selalu terhubung (interconnected) antara pengadilan tingkat pertama dan pengadilan tingkat banding bahkan Mahkamah Agung. Hal itu memerlukan waktu dan sarana dan prasarana agar supaya semuanya berjalan dengan baik.
  • Dalam pelaksanaan sidang E-Court tidak kalah pentingnya kemampuan Panitera dan Hakim perlu ditingkatkan agar dapat mengenal dan melaksanakan persidangan secara E-Court yang merupakan hal yang baru dan harus diakui bahwa usia-usia para Hakim Tinggi sekarang ini usia-usia yang tidak familiar berkaitan dengan teknologi informasi bukan masa penyesuaian dari pekerjaan secara manual menjadi pekerjaan secara digital dan hal tersebut memerlukan waktu dan tenaga yang lebih.
  • Merupakan waktu yang tepat dan sangat antisipatif pelaksanaan acara bimbingan teknis upaya hukum banding secara elektronik dilingkungan Pengadilan Tinggi TUN Jakarta dilaksanakan dengan melibatkan pengadilan tingkat pertama dan pengadilan tingkat banding serta hakim tinggi sebagai mana proses banding yang menjadi domain Pengadilan Tinggi TUN Jakarta akan tetapi proses awal dan proses akhir ada di pengadilan tingkat pertama sedangkan Pengadilan Tinggi TUN Jakarta berada di posisi tengah antara proses awal dan proses akhir dalam keseluruhan rangkaian proses yang terhubung (interconnected);

 

  • Para hakim tinggi sebagai pelaksana sidang pengadilan banding secara elektronik sangat membutuhkan kemampuan dan pengetahuan seluk beluk persidangan secara elektronik untuk menerima, memeriksa, dan memutus perkara dengan adanya Bimbingan Teknis Upaya Hukum Banding Secara Elektronik Di Lingkungan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Jakarta mempunyai pengetahuan yang sangat berguna sekali bagi hakim tinggi.
  • Harapan saya, agar para peserta dapat mengikuti acara ini dengan tekun dan serius sehingga apa yang disampaikan para narasumber dapat terserap, dimengerti, dan diimplementasikan dalam pelaksanaan tugasnya.
  • Untuk para narasumber, semoga ilmu yang narasumber sampaikan mendapat barokah dari Allah Swt. dan ketika ilmu yang disampaikan dan dilaksanakan para peserta untuk hal positif.
  • Sehubungan pelaksanaan bimbingan teknis ini dilaksanakan dalam suasana pandemi dan munculnya varian baru dari covid 19, agar para peserta tetap menjaga protocol kesehatan dengan memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak dan mengurangi interaksi yang tidak bermanfaat.

Setelah menyampaikan sambutan dan arahannya, Bapak Ketua Pengadilan Tinggi TUN Jakarta membuka secara resmi pelaksanaan Bimbingan Teknis Upaya Hukum Banding Secara Elektronik Di Lingkungan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Jakarta.