Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Jakarta mengikuti kegiatan pembinaan oleh Direktur Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara yang dilaksanakan secara daring. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pengadilan tata usaha negara di Indonesia.

Dalam pembinaan tersebut, Direktur Jenderal menyampaikan berbagai arahan yang bermanfaat dalam memperkuat pelaksanaan tugas dan fungsi peradilan, khususnya mengenai pentingnya menjadikan integritas sebagai budaya kerja, bagaimana membangun dan menjaga budaya integritas di lingkungan peradilan, serta menempatkan pelayanan publik sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.
Selain itu, Direktur Jenderal juga menyampaikan apresiasi atas kerja keras dan komitmen seluruh satuan kerja yang terus berupaya melakukan pembenahan dan peningkatan kualitas layanan dalam rangka meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Upaya tersebut diharapkan tidak semata-mata berorientasi pada pencapaian predikat, tetapi menjadi bagian dari proses membangun budaya kerja yang berintegritas, profesional, dan berorientasi pada pelayanan.
Melalui kegiatan pembinaan ini, diharapkan seluruh aparatur peradilan tata usaha negara semakin memahami pentingnya integritas dalam setiap pelaksanaan tugas, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta terus melakukan perbaikan secara berkelanjutan menuju terwujudnya peradilan yang bersih, profesional, dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat pencari keadilan.
